7 Hal Penting Dalam Perjanjian Kerja


Orang yang mencari kerja dan mendapatkan sebuah tawaran pekerjaan merupakan sebuah informasi yang mereka tunggu. Sesudah melewati wawancara, Anda akan mendapatkan surat perjanjian kerja ( kontrak kerja ). Sebelum kamu mengatakan ya, Anda harus memperhatikan isi pembahasan dokumen perjanjian kerja. Ayo, dapatkan informasi lebih lanjut tentang perjanjian kerja!

Mengenal apa itu perjanjian kerja

Perjanjian kerja memiliki banyak pembahasan dalam kontrak kerja, seperti hak dan skor, informasi pekerjaan terperinci, untuk pemutusan hubungan kerja. Umumnya dokumen Perjanjian Kerja berisi tulisan panjang pasal dan ayat-ayat yang harus kamu perhatikan secara details. Perjanjian Kerja adalah dokumen yang berisi persyaratan kerja untuk di perusahaan. Dokumen ini juga dikenal sebagai kontrak kerja.

Apa yang harus dipertimbangkan dalam perjanjian kerja?

Mengamati kontrak kerja sangat penting untuk Anda lakukan. Tujuannya untuk mengenal lebih jauh ketentuan yang berlaku di sebuah perusahaan. Hal ini akan menyelamatkan dari labelling, karena anda Anda merasa tidak memperhatikan informasi perusahaan.

Jangan sampai kamu mengklaim ditipu oleh sebuah perusahaan hanya karena mereka malas mencermati lembaran kontrak.



Pihak yang terlibat

Pastikan siapa pihak yang terlibat dalam perjanjian kerja. Selain nama Anda sebagai pihak pertama, identitas perusahaan juga harus tertulis sebagai pihak pengganti seperti nama dan alamat lengkap Anda. Umumnya data ini ditulis pada lampiran atau employment contract.

Hak Kewajiban Karyawan

Pahami apa yang harus Anda lakukan dan benefit apa yang akan Anda dapatkan. Hal ini termasuk melaksanakan JobDesk dan menargetkan sesuatu, memelihara data dan fasilitas perusahaan dan mematuhi peraturan dan undang -undang. Sementara hak yang diperoleh termasuk gaji, cuti, lembur, dan kesempatan untuk mendapatkan pengembangan diri.

Hak Kewajiban Perusahaan

Selain hak pekerja dan kewajiban karyawan, kontrak kerja juga berisi hak dan nilai -nilai perusahaan yang bersangkutan. Poin ini akan memastikan bahwa perusahaan memberikan hak kepada pekerja dan mendapatkan kinerja penuh atau perfoma terbaik dari para pekerja. Kesetaraan dan kewajiban antara pekerja dan perusahaan adalah kunci untuk operasi manajemen kantor yang baik.

Informasi Pekerjaan

Sebagai calon pekerja, harus harus benar - benar memahami pekerjaan yang akan dia lakukan. Mulai dari posisi, batas kerja, gaji nominal, jadwal kerja, status tangan, hingga periode perjanjian. Informasi pekerjaan umumnya merupakan penjelasan yang lebih rinci yang juga diatur dalam surat perjanjian kerja.

Pemutusan Pekerjaan

Poin - poin umum dalam pemutusan kerja berisi ketentuan untuk pemutusan hubungan kerja. Selain itu karena akhir kontrak, perusahaan memiliki hak untuk memutuskan kontrak kerja jika terjadi pelanggaran. Pemutusan biasanya disertai dengan pemberitahuan dan pengumuman sesuai dengan prosedur yang berlaku. Setelah berhenti secara resmi, Anda tidak boleh menggunakan atribut perusahaan termasuk memberi label perusahaan dalam kondisi harian Anda.

Periode Larangan dan Non Kompetisi

Setiap perusahaan memiliki kompetitor. Setiap perusahaan pasti ada peraturan di mana pekerja diharuskan untuk tidak terlibat dalam perusahaan lain di bidang yang sama. Bentuk keterlibatan termasuk menyediakan data perusahaan, bekerja, atau mendapatkan bagian dari perusahaan pesaing. Kebijakan ini berguna untuk memelihara data perusahaan sehingga tidak ada penantang yang menggunakannya.

Kebijakan lain

Kebijakan pada dokumen Perjanjian kerja lainnya atau yang belum terdaftar dalam poin -poin tertentu akan dimasukkan secara terpisah. Biasanya akan terdaftar dan masuk ke tentuan lain, Beberapa contoh adalah pernyataan bahwa isi kontrak kerja sesuai dengan hukum negara, perubahan pada perjanjian, dan pernyataan bahwa para pihak terikat oleh aturan dalam kontrak.

Anda harus memahami dokumen perjanjian kerja dengan benar untuk meminimalkan miskomunikasi yang terjadi ketika Anda mulai bekerja. Namun, jika ada yang kurang kamu menanyakan lebih lanjut ke HR. Sebisa mungkin Anda harus memberikan umpan balik tentang keputusan untuk menerima kontrak kerja.

Demikan informasi yang bisa saya sampaikan tentang surat perjanjian kerja dari perusahaan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url